8 Efek Buruk Diet Yoyo Yang Perlu Anda Waspadai


8 Efek Buruk Diet Yoyo Yang Perlu Anda Waspadai - Diet yoyo atau dikenal juga dengan “weight cycling” merupakan pola diet yang tidak konsisten dimana setelah anda berhasil menurunkan berat badan, anda malah kembali mengalami kenaikan berat badan, dan kemudian mencoba untuk melakukan diet kembali. Pola tersebut terus berulang sehingga menyebabkan berat badan anda naik turun layaknya seperti yoyo.

Jenis diet seperti ini mempengaruhi 10% para pria dan 30% kaum wanita di seluruh dunia. Beberapa penelitian telah menghubungkan antara diet yoyo dengan resiko masalah kesehatan tertentu. Demi menghindari resiko yang berbahaya, para ahli menyarankan anda untuk selalu memiliki pola makan yang sehat dan berolahraga secara teratur dari waktu ke waktu.

Dengan kata lain, anda harus lebih konsisten dalam menjalani diet dan pola hidup yang seimbang, terlebih bagi anda yang tengah memiliki berat badan berlebih atau obesitas. Para ahli juga telah meneliti setidaknya terdapat 8 alasan kenapa diet yoyo sangat buruk untuk kesehatan anda, dan berikut adalah daftarnya.
8 Efek Buruk Diet Yoyo Yang Perlu Anda Waspadai

1. Meningkatkan Nafsu Makan yang Mengarah ke Kenaikan Berat Badan
Kehilangan lemak selama aktivitas diet berlangsung akan menyebabkan kadar leptin di tubuh anda menurun, yaitu sejenis hormon yang membantu menjaga anda agar tetap merasa kenyang. Dalam keadaan normal, lemak yang tersimpan di dalam tubuh anda akan melepaskan leptin ke dalam aliran darah sehingga memberi tahu tubuh bahwa terdapat energi yang tersimpan di sana. Kondisi ini dapat membuat anda makan lebih sedikit.

Tetapi ketika anda kehilangan lemak, maka produksi leptin akan berkurang dan perasaan lapar akan meningkat. Dengan kata lain, secara tidak langsung dan tanpa mereka sadari beberapa pelaku diet yoyo akan meningkatkan berat badan mereka lebih banyak dibandingkan dengan berat badan yang telah berhasil mereka turunkan sebelumnya.

2. Meningkatkan Lemak di Tubuh
Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa pola diet yoyo juga menyebabkan peningkatan lemak di dalam tubuh. Hal ini karena lemak akan lebih mudah diperoleh selama fase kenaikan berat badan tersebut berlangsung, sehingga menyebabkan tingkat lemak di dalam tubuh anda meningkat drastis dan akan semakin sulit untuk menghilangkannya kembali.

3. Menyebabkan Kehilangan Otot
Selama aktivitas diet anda sedang berlangsung, tubuh anda akan kehilangan masa otot dan lemak. Tetapi hal ini bisa diperparah jika anda tengah menjalani atau mengalami pola diet yoyo. Seperti yang telah dijelaskan di atas, lemak akan lebih mudah didapatkan daripada otot selama fase tersebut berlangsung sehingga menyebabkan anda kehilangan banyak otot seiring dengan berjalannya waktu. Kehilangan otot selama diet juga akan menyebabkan penurunan kekuatan fisik.

Namun efek ini bisa dikurangi dengan olahraga seperti latihan kekuatan otot. Berolahraga secara teratur artinya dapat menumbuhkan otot-otot di dalam tubuh anda. Selain itu, imbangi juga dengan makanan yang mengandung protein yang tinggi.

4. Menyebabkan Penyakit Lemak Hati
Penyakit lemak hati merupakan kondisi dimana tubuh anda menyimpan lemak secara berlebih di dalam sel-sel hati anda. Obesitas dan kenaikan berat badan merupakan faktor resiko utama yang bisa menyebabkan anda terkena penyakit tersebut, terlebih ketika dalam fase kenaikan berat badan akibat diet yoyo. Lemak hati juga telah dikaitkan dengan berubahnya cara hati anda memetabolisme lemak dan gula, sehingga meningkatkan resiko anda terkena diabetes tipe-2.

5. Meningkatkan Resiko Diabetes
Diet yoyo juga telah dikaitkan dengan kemungkinan anda mengembangkan diabetes tipe-2 dalam berbagai macam cara, salah satunya penyakit lemak hati seperti yang telah dijelaskan di atas. Selain itu, karena diet yoyo menyebabkan anda menyimpan lebih banyak lemak di perut, kondisi tersebut juga dapat mengarah ke resiko anda terkena penyakit berbahaya tersebut.

6. Meningkatkan Resiko Terkena Penyakit Jantung
Weight Cycling juga telah dikaitkan dengan penyakit arteri koroner, yaitu sebuah kondisi dimana arteri anda menjadi menyempit. Selain itu, penelitian yang dilakukan oleh Feinberg School of Medicine juga menemukan bahwa kenaikan dan kelebihan berat badan dapat meningkatkan resiko anda terkena penyakit jantung.

7. Meningkatkan Tekanan Darah
Kenaikan berat badan akibat diet yoyo juga dapat meningkatkan tekanan darah anda. Efek ini dapat bertahan selama bertahun-tahun, tetapi bisa memudar seiring dengan berjalannya waktu.

8. Menyebabkan Frustasi
Setelah anda berusaha keras untuk menurunkan berat badan dan berhasil, tetapi kemudian anda kembali mengalami kenaikan berat badan, maka secara tidak langsung kondisi tersebut akan mempengaruhi mental anda dan bisa membuat anda frustasi. Faktanya, orang dewasa yang menjalani diet yoyo melaporkan bahwa mereka merasa tidak puas dengan kehidupan dan kesehatan mereka.

Itu lah 8 efek buruk dari diet yoyo, patutnya anda harus lebih waspada ketika melakukan diet yoyo. Untuk artikel menarik lainnya dapat anda lihat pada artikel webmateri.com lainnya. Terima kasih telah berkunjung ke webmateri.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Subscribe to receive free email updates: