Peranan Mikroorganisme Pada Penerapan Bioteknologi Dan Jenis Mikroorganisme

Peranan Mikroorganisme Pada Penerapan Bioteknologi Dan Jenis Mikroorganisme. Pada kesempatan kali ini webmateri akan memberikan materi tentang mata pelajaran IPA, adapun meteri yang akan dibahas adalah mengenai Apa peranan dari Mikroorganisme pada suatu penerapan bioteknologi dan jenis mikroorganisme. Perkembangan teknologi yang semakin pesat seiring dengan waktu membuat banyak penemuan-penemuan baru yang terus berkembang dengan pesat. Termasuk pada bidang bioteknologi, yang sangat berguna dalam bidang ilmu kesehatan. Pada penerapan bioteknologi, mikroorganisme juga memiliki peran didalamnya. Mari kita simak materinya dibawah ini.

Mikroorganisme Berperan Pada Pembuatan Makanan atau Minuman
Dalam pembuatan bahan makanan mikroorganisme sering digunakan, seperti contoh pada pembuatan bahan makanan seperti oncom, kecap, tempe dan lainnya. Selain makanan diatas seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat mikroorganisme juga digunakan untuk membuat bahan makanan lainnya seperti anggur bir, dan nata de coco serta bahan lainnya.

Penggunaan mikroorganisme juga diterapkan pada pembuatan tempe, proses pembuatan ini terus dikembangkan untuk mendapatkan kualitas tempe yang lebih baik lagi. Berbagai penelitian dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut. Tempe sendiri memiliki kandungan gizi yang cukup tinggi, serta protein yang baik untuk tubuh.

Peranan Mikroorganisme Pada Penerapan Bioteknologi Dan Jenis Mikroorganisme (image : freepik.com)

Jenis Mikroorganisme
Terdapat beberapa jenis mikroorganisme yang berperan baik dalam proses pembuatan makanan diantaranya adalah sebagi berikut : 
  • Lactobacillus bulgaricus, mikroorganisme ini berperan dalam pembuatan keju dan yoghurt
  • Aspergillus wentii, mikroorganisme ini digunakan dalam pembuatan kecap 
  • Penecilium camemberti dan Penecillium requeforti, mikroorganisme ini digunakan dalam pembuatan keju
  • Rhizopus oligospurus, mikroorganisme ini digunakan untuk pembuatan tempe 
  • Acetobacter xylinum, mikroorganisme ini digunakan dalam pembuatan nata de coco 
  • Saccharomyces cerevisiae, mikroorganisme ini digunakan dalam pembuatan roti dan tapai

Mikroorganisme Berperan Untuk Menghasilkan Protein Sel Tunggal (PST)
Banyak sekali mikroorganisme yang dapat menghasilkan protein diantaranya adalah ganggang, jamur, dan bakteri. Protein ini berada di dalam sel, dan bukan bahan yang disekresikan oleh sel. Protein sel tunggual tersebut memiliki kelemahan dan kekelebihan seperti yang disebutkan dibawah ini :

Kelebihan Protein Sel Tunggal
Selain memiliki kelemahan, terdapat pula kelebihan pada protein sel tunggual. Protein sel tunggal merupakan bahan penghasil protein yang baik dikarenakan beberapa hal dibawah ini :
  • Berkembang dengan tidak memerlukan lahan yang terlalu luas.
  • Biasanya organisme dapat membelah dengan cepat.
  • Dapat hidup di pembuangan sampah, seperti selulosa, limbah minyak, atau limbah organik lainnya.
  • Mikroorganisme yang seperti ganggang dapat memanfaatkan energi cahaya untuk digunakan sebagai penghasil Protein Sel Tunggal.

Ada dua contoh protein sel tunggal yaitu Chorella dan Spirulina.

Kelemahan Protein Sel Tunggal
Terdapat beberapa kelemahan dari protein sel tunggal diantaranya adalah :
  • Pada protein sel tunggal memiliki dinding sel terdiri dari selulosa, misalkan ganggang sedangkan manusia tidak dapat mencerna selulosa.
  • Hasil makanan dari protein sel tunggal yang kurang menarik, seperti jelly.
  • Dapat menyebabkan asam urat karena berisi asam nukleat yang cukup tinggi sehingga susah dicerna.

Mikroorganisme Berperan Dalam Menghasilkan Zat Organik
Zat organik dapat digunakan untuk beberapa keperluan seperti pembuatan minuman ringan. Nah adapun mikroorganisme tersebut juga dapat menghasilkan zat organik, seperti etanol, asam asetat, asam sitrat, aseton, dan gliserol. Zat organik itu yang dapat digunakan dalam pembuatan minuman.

Dalam proses yang menghasilkan etanol (alkohol) diperlukan sel ragi dengan bahan baku karbohidrat, bahan baku tersebut contohnya adalah singkong dan padi. Proses fermentasi berlangsung di anaerob dan menghasilkan karbon dioksida dalam bentuk gelembung udara.

Demikian artikel yang berisikan materi mengenai Peranan Mikroorganisme Pada Penerapan Bioteknologi dan Jenis Mikroorganisme. Semoga artikel ini dapat berguna bagi sobat sekalian. Terima kasih.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Subscribe to receive free email updates: