Pengertian Dan Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Beserta Contohnya

Pengertian Dan Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Beserta Contohnya. Pada kesempatan kali ini webmateri akan memberikan sebuah materi dari mata pelajaran IPS untuk SMP. Materi yang akan dibahas kali ini adalah materi mengenai Bentuk interaksi sosial yang asosiatif berserta contohnya. Mari kita simak bersama materinya dibawah ini.

Pengertian Interaksi Sosial Asosiatif
Interaksi sosial asosiatif adalah sebuah interaksi sosial yang mengarah pada terbentuknya kerja sama dan persatuan untuk menigkatkan solidaritas anggota kelompok. Ada beberapa contoh bentuk interaksi sosial asosiatif diantaranya adalah Kerja Sama, Akomodasi, Asimilasi, dan Akulturasi.

Bentuk-Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif
Seperti yang telah disebutkan diatas bahwa bentuk interaksi sosial asosiatif ada 4 macam, untuk penjelasannya mari kita lihat dibawah ini :
Pengertian Dan Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Beserta Contohnya (image : freepik.com)

Kerja Sama, merupakan bentuk interaksi sosial paling mendasar, yaitu bergabungnya orang atau sekelompok manusia untuk mencapai tujuan bersama.
Contoh bentuk kerja sama sosial yaitu, kerja sama spontan, kerja sama langsung, kerja sama kontrak, dan kerja sama tradisional. Sedangkan contoh bentuk kerja sama sosial berdasarkan pelaksanaannya adalah kerukunan, tawar-menawar, ko-optasi, kolaisi, usaha patungan (join ventur).

Akomodasi, merupakan keadaan tidak saling berhubungan sosial akibat terjadinya konflik sosial. Tujuan akomodasi adalah untuk mengurangi pertentangan yang terjadi, mencegah meledaknya pertentangan sosial, dan memungkinkan terjadinya kerja sama sosial.
Contoh bentuk akomodasi sosial antara lain adalah koersif, kompromi, arbitrasi, konsiliasi, toleransi, stalemate, ajudikasi.

Baca Juga : ( Pengertian Interaksi Sosial )

Asimilasi, merupakan penggabungan dua kebudayaan yang berbeda dan berangsur-angsur berubah menjai kebudayaan baru dengan ciri khas kebudayaan masing-masing menjadi hilang. Beberapa faktor pendorong berlangsungnya proses asimilasi adalah adanya toleransi, adanya kekuatan yang seimbang, adanya sikap terbuka, adanya sikap saling menghargai kebudayaan masing-masing.

Akulturasi, merupakan berpadunya dua kebudayaan yang berbeda dan membentuk suatu kebudayaan baru dengan tidak mengilangkan ciri kepribadian masing-masing. Proses akulturasi dalam suatu masyarakat dapat memakan waktu yang lama apabila budaya asing melalui pemaksaan. Sebaliknya, berlangsung cepat apabila masuk dengan proses damai.

Demikian artikel webmateri yang berisikan materi mengenai mata pelajaran IPS untuk SMP, mengenai Pengertian Dan Bentuk Interaksi Sosial Asosiatif Beserta Contohnya. Semoga berguna bagi sobat sekalian.

Referensi :
Kartubi, Rudi. 2006. Intisari Pengetahuan Sosial SMP. Bandung: Pustaka Setia. Hal : 28-29
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Subscribe to receive free email updates: