Pengertian Mikroskop, Bagian Bagian Mikroskop, Dan Cara Menggunakan Mikroskop

Pengertian Mikroskop, Bagian Bagian Mikroskop, Dan Cara Menggunakan Mikroskop. Teman-teman webmateri, pada artikel kali ini materi yang akan diberikan adalah dari mata pelajaran IPA, yaitu Biologi untuk SMP Kelas VII. Adapun materi yang akan dijelaskan adalah tentang Pengertian Mirkoskop, Bagian-bagian Mikroskop, serta bagaimana Cara Menggunakan Mikroskop.

Pengertian Mikroskop.
Didalam pengamatan objek biologi diperlukan alat bantu berupa mikroskop. Mikroskop merupakan alat untuk melihat benda-benda yang sangat kecil. Penggunaan mikroskop dilakukan untuk melihat benda-benda yang tidak dapat dilihat dengan mata manusia dengan jelas.

Penemu Mikroskop adalah Zacharias Janssen (1590) dan Antonie van Leeuwenhoek (1632). Mikroskop mengalami perkembangan dari mikroskop sederhana, mikroskop monokuler (satu lensa okuler), mikroskop binokuler (2 lensa okuler), hingga mikroskop elektron.

Preparat merupakan objek yang diamati dengan mikroskop. Preparat dapat berupa preparat kering atau basah yang berupa sayatan atau tanpa penyayatan. Preparat kering/awetan merupakan objek yang sudah diawetkan, dapat berupa preparat sayatan atau tanpa sayatan. Contoh dari preparat sayatan adalah : akar, batang, dan daun. Sedangkan preparat tanpa sayatan adalah organisme bersel satu.

Preparat basah / segar adalah preparat yang dibuat secara langsung tanpa pengawetan, dapat berupa preparat sayatan atau tanpa sayatan, dan biasanya digunakan hanya untuk satu kali pengamatan. Cara penyayatan preparat ada 3 macam, yaitu :
  • Sayatan melintang (cross section). Objek disayat tegak lurus dengan sumbu objek.
  • Sayatan membujur (longitudinal section). Objek disayat sejajar dengan sumbu objek.
  • Sayatan tengah (median section). Objek disayat mengarah pusat objek.

Gambar Mikroskop, Bagian Bagian Mikroskop beserta fungsinya.

Gambar Mikroskop dan Bagian Bagian Mikroskop
Seperti yang terlihat pada gambar mikroskop diatas. Mikroskop memiliki bagian bagian penting. Bagian bagian mikroskop tersebut adalah :
  • Lensa Okuler. Fungsinya memperbesar kenampakan.
  • Tabung Mikroskop. Fungsinya Mengatur Fokus dengan cara dinaikkan atau diturunkan.
  • Tombol Pengatur Fokus Kasar. Fungsinya Memfokuskan bayangan objek (tabung dinaikkan-diturunkan dengan cepat).
  • Tombol Pengatur Fokus Halus. Fungsinya Memfokuskan bayangan objek (tabung dinaikkan-diturunkan dengan lambat).
  • Revolver. Fungsinya memilih lensa objektif yang sesuai.
  • Lensa Objektif. Fungsinya membentuk banyangan objek.
  • Batang Mikroskop. Fungsinya sebagai tempat pegangan untuk dapat memindahkan mikroskop ketempat lain.
  • Meja Objek atau Preparat. Fungsinya sebagai tempat untuk meletakkan objek/benda atau preparat.
  • Penjepit Objek. Fungsinya untuk menjepit preparat agar tidak bergeser atau jatuh.
  • Kondensor. Fungsinya mengatur intensitas cahaya.
  • Diafragma. Fungsinya mengatur banyaknya cahaya.
  • Cermin. Fungsinya mengarahkan cahaya agar masuk kedalam mikroskop.
  • Kaki Mikroskop. Fungsinya sebagai sandaran agar mikroskop dapat berdiri dengan kokoh.
Cara menggunakan Mikroskop adalah sebagai berikut :
  1. Ambil dan bawa mikroskop dengan cara satu tangan memegang lengan/batang mikroskop dan tangan yang lain menyangga kaki mikroskop agar kemungkinan terjatuh atau terlepas dari tangan lebih kecil.
  2. Letakkan mikroskop di meja yang mendapat cukup cahaya.
  3. Putar revolver hingga bunyi klik, yang berarti bahwa lensa objektif perbesaran lemah tepat ditengah meja benda.
  4. Putar diafragma untuk mencari dan mendapatkan cahaya terbanyak.
  5. Gunakan tombol pengatur fokus kasar agar tabung turun, sehingga lensa objektif berada di jarak 1 cm diatas meja objek.
  6. Atur cermin untuk memperoleh cahaya paling terang jika dilihat dari lensa okuler.
  7. Letakkan preparat di meja objek tepat berada ditengah lubang meja. kemudian kuatkan menggunakan penjepit objek agar objek tidak bergeser atau jatuh dari mikroskop.
  8. Perhatikan dari samping, putar pengatur fokus halus agar tabung turun perlahan hingga lensa objektif hampir menyentuh objek yang jaraknya kurang lebih 0,5 cm.
  9. Sambil melihat dari lensa okuler, putar tombol pengatur fokus halus untuk menaikkan tabung mikroskop perlan-pelan hingga preparat dapat terlihat dengan jelas. Untuk menempatkan objek pengamatan dengan tepat, preparat dapat digeser.
  10. Untuk memperjelas salah satu bagian dari preparat dapat menggunakan pembesaran yang lebih kuat. Putar revolver untuk mengganti lensa objektif hingga diperoleh pembesaran yang lebih kuat.
Demikian artikel webmateri yang menjelaskan tentang materi sekolah mata pelajaran IPA Biologi untuk SMP Kelas VII. Semoga informasi yang terdapat pada artikel ini dapat berguna bagi teman-teman, khususnya yang mencari referensi mengenai Pengertian Mikroskop, Bagian bagian Mikroskop, serta Cara menggunakan Mikroskop. Terima kasih atas kunjungannya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Subscribe to receive free email updates: