Teks Eksplanasi (Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Dan Contoh Teks Eksplanasi)

Teks Eksplanasi (Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Dan Contoh Teks Eksplanasi). Pada kesempatan kali ini webmateri akan membahas tentang pelajaran bahasa Indonesia yaitu tentang Teks Eksplanasi Materi yang dibahas mencakup pengertian teks eksplanasi, tujuan teks eksplanasi, ciri-ciri teks eksplanasi dan contoh teks eksplanasi.

Apa Pengertian Teks Eksplanasi ?

Pengertian Teks Eksplanasi. Teks Eksplanasi adalah naskah atau teks yang digunakan untuk menjelaskan suatu proses terjadinya fenomena alam atau fenomena sosial. Suatu fenomena yang terjadi disekitar kita akan dapat dengan mudah jika disajikan dengan menggunakan teks eksplanasi. Teks eksplanasi ini memiliki untuk menjelaskan suatu kejadian dengan sejelas – jelasnya. Fenomena yang terjadi seperti fenomena alam maupun fenomena sosial. Fenomena atau kejadian tersebut dapat terjad saat ini maupun terjadi pada masa lampau.

Apa Tujuan Teks Eksplanasi ?
 
Tujuan Teks Eksplanasi yaitu untuk menjelaskan proses kejadian sesuatu yang tercipta secara alamiah, yaitu seperti proses bekerjanya fenomena alam maupun maupun sosial.

Apa Saja Ciri - Ciri Teks Eksplanasi ?
Ciri-ciri teks eksplanasi. Suatu karya tulis dapat dikatakan sebuah karya tulis teks eksplanasi jika memiliki ciri – ciri seperti berikut :
Bersifat informatif. Yaitu dimana penulis menginformasikan suatu kejadian atau fenomena alam maupun fenomena sosial kepada pembaca.
Membahas suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau ilmu pengetahuan. Yaitu tidak lepas dari seputar teori ilmiah yang ada pada bidang keilmuan secara sains maupun sosial.
Berisikan informasi yang merupakan Fakta bukan diada-adakan. Jadi informasi yang ada tidaklah palsu dibuat-buat melainkan kejadian yang sebenarnya terjadi.
Tekrstruktur yaitu memiliki / menggunakan sequence markers, seperti pertama, kedua, ketiga. atau pertama, berikutnya, terakhir. Atau seperti ini : pernyataan umum, urutan penjelasan, dan penutup.

Apa Saja Struktur Teks Ekplanasi ?
Struktur atau Bagian Teks Eksplanasi. Teks ekplanasi terdiri dari bagian – bagian seperti di bawah ini : 
  • Pernyataan umum atau General Statement. Bagian pertama teks ekplanasi adalah general statement atau yang disebut juga dengan pernyataan umum. General statement adalah bagian utama dari teks eksplanasi yang juga disebut dengan penyataan umum. penyataan umum hendaknya dibuat dengan semenarik mungkin,untuk menarik perhatian para pembaca dan meningkatkan rasa keingin tahuan pembaca, sehingga pembaca akan terus membaca teks eksplanasi yang kita buat sampai akhir.
  • Bagian Urutan Penjelas atau Sequence of Explanation. Pada bagian ini mengandung penjelasan – penjelasan tentang sebuah topik yang akan dibahas secara lebih mendalam. Bagian ini ditulis untuk menjawab pertanyaan bagaimana sebuah fenomena terjadi dan urutan sebab – akibat dari sebuah fenomena yang terjadi. Bagian ini biasanya ditulis dalam 2 sampai 4 paragraf.
  • Penutup atau Closing. Bagian paling akhir dari sebuah teks ekplanasi yaitu penutup atau closing yang mengandung intisari atau kesimpulan dari fenomena yang telah dibahas. Di dalam bagian ini juga bisa ditambahkan saran atau juga tanggapan penulis mengenai fenomena tersebut.
Teks Eksplanasi (Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Dan Contoh Teks Eksplanasi) (image : freepik.com)

Bagaimana Contoh Mengenai Teks Eksplanasi ?

Contoh teks eksplanasi mengenai fenomena alam :

Banjir


Pernyataan umum : 
     Banjir termasuk salah satu gejala alam yang dapat mempengaruhi keberlansungan hidup manusia dan tentunya dapat mengakibatkan kerusakan didaratan. Pada pengertian banjir secara sederhana adalah luapan air yang dalam jumlah besar dan tak terkendali yang dapat menggenangi suatu daerah. Peristiwa dalam meluapnya air tersebut masuk pada kawasan pemukiman yang telah dihuni oleh manusia karena sungai tak mampu lagi untuk menampung air tersebut. Suatu daerah itu dikatakan banjir kalau air yang ada didalam menggenangi dalam jumlah yang banyak sehingga dapat menutupi seluruh atau sebagian besar daerah yang luas. Sedangkan, jika dikaji secara hidrologi menegaskan bahwa terdapat dua defenis mengenai banjir, yaitu: setiap aliran air yang dapat merusak harta benda, tanaman dan ternak; dan setiap kondisi permukaan atau level air yang sudah melebihi batas normal.

Bagian Urutan Penjelas :
     Terjadinya banjir bisa disebabkan oleh adanya dua faktor yaitu faktor manusia dan faktor alam. Faktor manusia yang bisa mengakibatkan banjir yaitu adanya aktivitas pengundulan hutan dan membuang sampah secara sembarangan. Sampah yang sudah dibuang secara sembarangan bisa menyebabkan saluran air atau sungai sedang tersumbat sehingga bisa mengakibatkan luapan air. Sedangkan faktor alam dapat berupa curah hujan yang tinggi, dan letak daerah lebih dari permukaan laut, serta daerah tersebut terletak di suatu cekungan yang terdapat perbukitan disekelilingnya dimana jalan keluar air tersebut memiliki ruang yang sempit.

     Banjir bisa mengakibatkan adanya kerugian yang begitu besar untuk manusia. Banyak sekali yang akan terkena kerusakan jika terserang banjir. Sarana dan prasaran akan rusak sampai porak-poranda sehingga tidak dapat digunakan lagi. Bahkan nyawa manusia pun dapat melayang sia-sia karena diterjang oleh banjir. Pada saat terjadi banjir, masyarakat pun mudah sekali terserang karena penyakit akibat adanya genangan air yang kotor. Perkebunan dan persawahan akan rusak berat yang bisa menyebabkan terjadinya gagal panen. Keadaan ini selanjutnya akan dapat membuat masyarakat dilanda kelaparan yang disebabkan adanya kekurangan bahan makanan.

Penutup :
     Oleh sebab itu, maka kita sebagai seorang manusia hendaknya bisa menjaga alam untuk mencegah terjadinya banjir. Kita harus menjaga agar lingkungan tetap lestari dan itu sudah menjadi tugas kita semua. Kerusan alam tersebut mesti disegerakan untuk dihentikan karena perilaku manusia. Hutan yang gundul mesti segera kita hijaukan. Mari kita membiasakan diri untuk dapat membuang sampah di tempatnya. Kalau bukan karena kita maka siapa lagi, dan kalau bukan sekarang maka kapan lagi. Demi keberlangsungan hidup untuk anak cucu kita nantinya.


Contoh teks eksplanasi mengenai fenomena sosial :
Pengangguran


Pernyataan umum :
     Pengangguran adalah salah satu fenomena sosial yang berhubungan dengan aspek ketenagakerjaan sudah menjadi permasalahan di masyarakat. Seperti sebuah penyakit, yang secara kronik akan menyerang sisi kehidupan dalam bermasyarakat. Telah banyak formula dalam penanganan yang telah diambil, namun dalam permasalahan ini tidak juga tuntas. Tidak hanya di Indonesia, masalah pengangguran ini sudah ditemukan hampir di semua negara. Setiap pemerintahan yang ada didunia, telah menjadikan masalah pengagguran sudah menjadi agenda yang utama. Secara umum, banyak yang sudah mengartikan bahwa pengangguran ialah orang dewasa yang tak bekerja, masih mencari pekerjaan, atau tidak mempunyai pekerjaan secara formal dan tidak memperoleh penghasilan. Selain itu, Pada Badan Pusat Statistik (BPS) secara spesifik telah memberikan definisi mengenai pengangguran yakni; setiap orang yang telah bekerja sekitar kurang dari 1 jam pada setiap minggu.

Bagian Urutan Penjelas : 
    Terdapat beberapa faktor yang paling mendasar dan menjadi penyebab sehingga munculnya pengangguran. Pengangguran umumnya terjadi disebabkan oleh adanya kesenjangan antara kesempatan kerja dan pencari kerja. Pengangguran juga bisa disebabkan oleh adanya suatu perubahan struktural didalam perekonomian. Perubahan tersebut menimbulkan adanya kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan segala jenis atau tingkat keterampilan yang berbeda-beda. Sehingga, kualifikasi yang dipunyai oleh para pencari kerja tak sesuai dengan tuntutan yang hadir. Dan yang seringkali juga terjadi ialah pengangguran yang telah disebabkan oleh adanya pemutusan hubungan kerja terhadap buruh atau karyawan yang biasa disebut PHK.

     Akibat munculnya pengangguran tersebut maka dapat menimbulkan segala macam persoalan sosial dan ekonomi bagi yang mengalaminya. Orang yang tak mempunyai mata pencaharian juga tidak bisa mendapat penghasilan dan yang tak berpenghasilan tak dapat membelanjakan uang dalam membeli barang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika jumlah penganggur sangat banyak maka akan timbul kekacauan sosial, jika jumlah gelandangan semakin meningkat pesat maka akan terjadi kriminalitasi yang terlalu tinggi.

Penutup :
     Berdasarkan semua uraian diatas maka sudah sangat jelas bahwa pengangguran adalah permasalahan besar yang mesti segera selesaikan dan diberikan solusi. Langkah yang nyata untuk bisa ditempuh yaitu dengan memperbaiki keadaan lapangan kerja. Dengan semakin baiknya keadaan lapangan kerja maka kekerasan sosial yang disebabkan oleh pengangguran dapat diatasi atau dikurang. Disamping itu, dapat memperbaiki komposisi lulusan sarjana yang dihasilkan dan mesti disesuaikan dengan adanya kebutuhan pasar tenaga kerja. Langkah yang baik lagi jika kita dapat memberikan keterampilan yang memadai untuk mereka yang masih bekerja sehingga mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Semua langkah tersebut mesti segera kita laksanakan agar dapat memecahkan permasalah pengangguran yang tak kunjung terselesaikan

Demikian artikel dari webmateri yang berisikan tentang salah satu materi dari mata pelajaran bahasa Indonesia. Yaitu materi mengenai Teks Eksplanasi (Pengertian, Tujuan, Ciri-Ciri, Dan Contoh Teks Eksplanasi). Semoga artikel ini dapat berguna bagi anda yang memerlukan informasinya.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Subscribe to receive free email updates: