Pengertian Hidrosfer, Siklus Hidrologi, Dan Istilah Pada Siklus Hidrologi

Pengertian Hidrosfer, Siklus Hidrologi, Dan Istilah Pada Siklus Hidrologi. Pada artikel kali ini webmateri akan memberikan materi yang merupakan materi dari SMP kelas VII. Materi yang akan dibahas kali ini adalah tentang Pengertian Hidrosfer, Siklus Hidrologi, dan istilah-istilah pada siklus hidrologi..

Apa pengertian dari Hidrosfer ?
Hidrosfer merupakan salah satu unsure geosfer yang terdiri dari air dalam berbagai wujud. Air dapat berwujud cair, padat, maupun gas. Dalam kehidupan sehari-hari, air mempunyai banyak fungsi dan sangat penting bagi manusia. Air dibutuhkan untuk memasak, menyirami, mencuci, dan mandi.

Hidrosfer berasal dari kata hidros (air) dan sphere (lapisan). Hidrosfer b erarti lapisan air. Lapisan air di permukaan bumi meliputi lautan, laut, danau, sungai, salju/gletser, air tanah, dan uap air yang terdapat dalam atmosfer, ilmu yang mengkaji perairan disebut hidrologi.

Bagaimana tentang Siklus Hidrologi ?
Jumlah air di bumi relative tetap. Air senantiasa bergerak dalam suatu peredaran yang disebut siklus air atau siklus hidrologi. Siklus hidrologi terbagi dalam tiga golongan, yaitu pendek, sedang, dan panjang.

Siklus Hidrologi Pendek
Radiasi matahari dan angin menyebabkan air laut mengalami penguapan. Kemudian terjadi kondensasi dan membentuk titik-titik air yang disebut awing. Awan yang jenuh turun sebagai air hujan di permukaan air laut. Siklus ini lah yang disebut sebagai siklus air pendek.

Siklus Hidrologi Sedang
Siklus air yang disebut siklus air sedang adalah seperti berikut. Air laut mengalami penguapan, kemudian terjadi kondensasi dan membentuk awan. Awan tertiup angin dan terbawa kedaratan kemudian terjadi hujan di daratan. Sebagian air hujan akan meresap ke dalam tanah, mengalir ke permukaan, dan akhirnya menuju ke laut.

Siklus Hidrologi Panjang
Pada Siklus Hidrologi Panjang, air laut mengalami penguapan, lalu terjadi kondensasi dan membentuk awan. Awan ini terbawa ke daratan dan terjadi hujan berupa hujan salju dan es. Salju dan es kemudian sebagian akan meresap ke dalam tanah dan sebagian lagi akan mengalir ke permukaan tanah, akhirnya menuju ke laut. Siklus air seperti ini disebut siklus air panjang.

via : freepik.com

Siklus hidrologi dipengaruhi oleh pemanasan sinar matahari. Adanya terik matahari pada siang hari menyebabkan air dipermukaan bumi mengalami evaporasi (penguapan) maupun transpirasi menjadi uap air. Uap air akan naik hingga mengalami pengembunan (kondensasi) membentuk awan. Akibat pendinginan terus-menerus, butir-butir air di awan bertambah besar hingga akhirnya jauh menjadi hujan (presipitasi).

Selanjutnya air hujan ini akan meresap ke dalam tanah (infiltrasi dan perkolasi) atau mengalir menjadi air permukaan (run off), baik aliran air bawah tanah maupun air permukaan keduanya menuju ke tubuh air di permukaan bumi (laut, danau, dan waduk).

Apa saja istilah-istilah pada siklus hidrologi ?
Istilah yang terdapat pada siklus hidrologi adalah sebagai berikut :
  • Adveksi, yaitu gerakan udara secara horizontal yang membawa titik air atau awan dari suatu tempat ke tempat lain.
  • Evaporasi, yaitu penguapan air laut menjadi uap air.
  • Infiltrasi, yaitu perembesan air kedalam tanah melalui tanah.
  • Kondensasi, yaitu perubahan wujud uap air menjadi air
  • Presipitasi, yaitu turunnya titik-titik air dari udara ke permukaan bumi
  • Run off, yaitu aliran air dipermukaan tanah.
  • Sublimasi, yaitu berubahnya uap air menjadi Kristal-kristal es.
  • Transpirasi, yaitu proses pelepasan uap air dari tumbuh-tumbuhan.

Demikian artikel yang membahas mengenai materi dari SMP kelas VII Mata pelajaran IPS. Yaitu materi mengenai pengertian hidrosfer, siklus hidrologi, dan istilah pada siklus hidrologi. Adapun materi lainnya dapat anda lihat pada daftar isi dari webmateri ini.
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Subscribe to receive free email updates: